pertemuan ke 5


Tugas                  : Resume

Mata Kuliah : Kapita Selekta

Materi                : Manual (Terbaru) Perkerasan Jalan

Pemateri           : Sutarso Joko Susilo, ST. MT.



Perkerasan jalan adalah konstruksi yang dibangun di atas lapisan tanah dasar (subgrade), yang berfungsi untuk menopang beban lalulintas, umumnya perkerasan jalan terdiri dari dua jenis yaitu; perkerasan lentur (flexible pavement) dan perkerasan kaku (rigid pavement). Namun pada perkembangannya saat ini banyak juga digunakan jenis gabungan (composite pavement) yaitu paduan antara lentur dan kaku. Perencanaan konstruksi perkerasan juga dapat dibedakan antara untuk perencanaan jalan baru dan untuk peningkatan jalan (jalan lama yang sudah diperkeras).

Fungsi perkerasan adalah untuk menyebarkan beban ke tanah dasar dan semakin besar kemampuan tanah dasar untuk memikul beban, maka tebal lapisan perkerasan yang dibutuhkan semakin kecil. Karena keseluruhan struktur perkerasan didukung sepenuhnya oleh tanah dasar, maka identifikasi dan evaluasi terhadap struktur tanah dasar adalah sangat penting bagi perencanaan tebal perkerasan.

A.    Desain Struktur Perkerasan

1.      Pendekatan

·         Prosedur desain

·         Karakteristik bahan

·         Input

·         Fungsi transfer

2.      Penyajian dalam bentuk tabel dan bagan desain Pendekatan Mekanistik Empiris
·         Material : Karakteristik mekanik.

·         Analisis struktur perkerasan : Mekanistik.

·         Respon : Akibat adanya beban.


B.     Model Struktur Perkerasan

1.      Elastik Linear (AC).

2.      Isotropik (Untuk material pengikat), contohnya aspal dan beton.

C.    Struktur Perkerasan

1.      Lapisan aspal/beton : berpengikat.

2.      Lapisan pondasi granular : tanpa berpengikat.

3.      Tanah dasar.

D.    Regangan Kritis

1.      Regangan tekan pada permukaan tanah dasar : Deformasi Permanen.


2.      Regangan tarik pada serat bawah lapisan dibawah aspal : Fatigue.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pertemuan akhir

pertemuan ke 7