pertemuan ke 6

Membangun Profesionalisme di Dunia Kerja

            Profesionalisme adalah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional . profesionalisme berasal daripada profesi yang bermakna berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya. Jadi, professiona adalah tingkah laku, kepakaran atau kualitas dari seseorang yang profesional.
            Dalam dunia kerja terkadang kita mendapatkan pekerjaan pada bidang  yang bukan merupakan fashion kita disaat kita kuliah. Misalnya seorang anak teknik yang bekerja di bank. Hal tersebut merupakan hal wajar saja  karena didunia kerja kita tidak  harus bekerja sesuai dengan bidang yang kita ambil disaat kuliah.  Didunia kerja kita dituntut untuk dapat bekerja secara profesional. Seperti anekdot berikut ini :
Pidato Salman Dianda Anwar pada sambutan Temu Alumni HMI, kantor NASA Yogyakarta, 23 Sep 2017 : Sarjana Pertanian (SP) itu sarjana yang paling hebat, semua bisa dikerjakan :
         Mengelola Bank ? OK,
         Urus mesin ? Gampang,
         Akuntan ? Bisa,
         Advokasi hukum? Hebat,
         Marketing ? Sukses,
         Buat LSM ? Siap,
         Jadi wartawan ? Pintar,
         Jual obat herbal ? Jagonya,
         Apalagi kalau cuma urus politik! Ahlinya.
         Hanya satu saja yang gak bisa diurus Sarjana Pertanian yaitu mengurus masalah Pertanian itu sendiri.

Pada artikel ini akan membahas mengenai cara membangun professionalisme di dunia kerja oleh bapak Suhartono, S.T, M.M.Bapak Suhartono merupakan seorang insinyur teknik kimia yang bekerja di bank, dan saat ini menjabat sebagai branch manager bank BNI cabang Sumbawa. Berikut merupakan pengalamannya bekerja di bank.
Bekerja di bank
1.    Sebagai Analisis Kredit
·         Belajar kembali menganalisis neraca/ rugi laba perusahaan
·         Belajar aspek pemasaran
·         Belajar dan memahami akuntansi dan laba/ rugi Bank
·         Belajar aspek hukum dan perjanjian
·         Belajar mengenai ATM dan Teknologi Perbankan
·         Belajar mengenai inovasi
·         Belajar memahami rekan kerjadan atasan
·         Belajar mengolah data
·         Belajar membuat suratdan menulis

Rounded Rectangle: Jika ingin mengenal dunia, maka membacalah
Jika ingin dikenal dunia, maka menulislah
  





2.    Sebagai Supervisor dan Kredit Bank
·      Belajar mengelola bawahan
·      Belajar mengelola stress/ tekanan dalam bekerja
·      Belajar presentasi/ berbicara didepan umum
·      Belajar berdiskusi
·      Belajar mengelola keuangan rumah tangga
·      Belajar mengenal organisasi perusahaan
·      Belajar mengenal intrik (persaingan) dalam perusahaan.

3.    Sebagai Manager Logistik dan Teknologi
·         Belajar mengenai proses pengadaan : kontraktor, konsultan, jenis pengadaan, kewenangan memutus, dll.
·         Belajar mengenai Corporate Identity
·         Belajar infrasrtuktur teknologi perbankan
·         Belajar mempertanggungjawabkan semua pekerjaandalam perusahaan

4.    Sebagai Sub Branch Manager
·         Belajar (kembali) mengenai aktivitas operasional perbankan
·         Belajar mengenai standar kelayakan.

5.    Sebagai Branch Manager
·         Belajar mengelola manager, supervisor, dan pegawai
·         Belajar mengelola bisnis perusahaan agar mencapai target
·         Belajar mengelola SDM
·         Belajar memotivasi pegawai
·         Belajar memutus (Kredit, SDM, dan Pengadaan)
·         Belajar mengatur ritme pekerjaan anak buah.

Kunci dari keberhasilan seseorang dalam dunia kerja yaitu, sebagai  berikut:
         Sambil bekerja, tidak Berhenti belajar
         Hanya yang mau dan bisa belajar yang akan survive.
         Tidak ada orang yang ahli, yang ada adalah tahu terlebih dahulu.
         Ilmu perbankan bisa dikuasai oleh seorang Insinyur Kimia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

pertemuan akhir

pertemuan ke 5

pertemuan ke 7